Woow, insyaa Allaah jadi ibu



Dear calon buah hati kami,
Kenalan dulu nih, sama ibu dan bapakmu. Ibu Ivonita Kusumaningtyas dan Bapak Dani Suryo Hendrawan. Kami menikah 5 maret 2016 trus sempat haid di bulan april. Lalu di bulan mei terlambat haid 6 hari. Dan setelah di-testpack ternyata positif hamil. Hehehe. Ibu dan bapak bahagia sekali. Tak henti-hentinya kami mengucap Alhamdulillaah. Sebagai wujud rasa syukur atas anugerah ini. Anugerah tak terkira berupa titipan dari Sang Maha Kuasa.
Dear calon buah hati kami,
Tulisan ini sengaja dibuat sebagai catatan pengalaman yang tidak mungkin terulang lagi. Sekaligus sebagai ucapan kasih sayang kami, orang tuamu, untukmu malaikat kecil yg ada di rahimku.
Dear calon buah hati kami,
Waktu pertama kali periksa ke dokter (dr. Zulmaeta, Sp.OG, KFM), usiamu baru 5 minggu. Baru kelihatan kantong kehamilannya. Dan dipastikan ada di dalam rahim. Saat ini kamu berusia 7 minggu dan periksa lagi tapi sama dr. Suryo Bawono, Sp.OG, jantungmu sudah berdetak. Senyum tersungging di bibir kami, saat mendengar dag dig dug detak jantungmu. Aakkk, rasanya sungguh terharu. Seakan tidak percaya, I'll be a mom soon. Alhamdulillaah.
Dear calon buah hati kami,
Selain mbaca hasil usg, dokter suryo juga memberi edukasi ke kami. Jangan malas, jangan stres, bapak harus gemati ke ibu, makan makanan yang alami aja, jangan yang instan-instan, minum air kelapa muda juga baik, dan dianjurkan untuk bekam. Bekam adalah metode yang dipakai Rasulullaah.
Dear calon buah hati kami,
Alhamdulillaah kamu anak yang sehat dan kuat, tidak menyusahkan ibu dengan mual muntah yang berlebihan. Tau tidak, ibu mensugesti pikiran ibu bahwa kehamilan ini adalah anugerah, bukan penyakit. Harus selalu senang, tidak boleh bersedih. Dan alhamdulillaah Allaah mengizinkan untuk kamu tidak rewel dan sehat-sehat saja.
Dear calon buah hati kami,
Ibu merasakan bahwa mood ibu naik turun. Kadang tiba-tiba sedih lalu nangis sesenggukan. Hehehe. Tapi Allaah SWT menurunkan lelaki selain Kakung, yang sangat mencintai ibu, gemati banget sama ibu. Hehe. Dia lah bapakmu, nak.
Dear calon buah hatiku,
Selalu teriring doa di setiap hela nafasku untuk kalian berdua. Semoga sehat selalu, diberkahi selalu, dan selamat tidak kurang sesuatu pun hingga kita dipertemukan ketika kamu lahir ke dunia.
Dear calon buah hati kami,
Kami sebenarnya berharap kamu berjenis kelamin laki-laki, atau kembar dampit sekalian. Hehehe. Itu proposal kami. Tapi balik lagi, Allaah nanti yg meng-acc. Apa pun disyukuri aja.
Dear calon buah hatiku,
Sudah dulu ya ngobrol lewat blognya, sekali lagi semoga kita sehat selalu, dan kamu jadi anak soleh. Aamiin Yaa Rabbal'alamiin.
Pekanbaru, 30 Mei 2016
UK 7 minggu, 3 hari

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Woow, insyaa Allaah jadi ibu"

  1. Selamat, ya ... semoga dedek bayinya sehat sampai HPL tiba

    ReplyDelete
  2. Aamiin Yaa Rabb. Maasih banyak mbaaak. Hehehe

    ReplyDelete